Ada kepuasan tersendiri saat berlutut di lereng gundul atas Bogor, menyelipkan bibit pohon asli ke tanah, dan tahu bahwa bila ia tumbuh, ia mungkin hidup seabad melampaui Anda. Hari penghijauan — digelar komunitas, program taman nasional, dan LSM di seantero dataran tinggi — mengubah kepuasan itu menjadi sesuatu yang bisa diikuti pelancong dalam satu pagi yang bermakna.
Mengapa bukit ini butuh pohon
Puluhan tahun pembukaan lahan untuk kebun, vila, dan kayu meninggalkan petak-petak dataran tinggi Bogor gundul, dan lereng gundul adalah masalah jauh melampaui buruk rupa: ia mengalirkan air hujan dalam kucuran yang merusak, terkikis ke sungai, dan berhenti mengisi mata air yang memberi kota. Menanam pohon yang tepat di tempat yang tepat memperlambat air, menahan tanah, dan diam-diam membangun kembali seluruh daerah aliran sungai yang menjadi sandaran Bogor dan Jakarta.
Seperti apa hari menanam
Harapkan berangkat pagi, pengarahan, dan berjalan ke lokasi tanam dengan seikat bibit dan alat sederhana. Penyelenggara menunjukkan sedalam apa menggali, cara membebaskan akar, dan sejauh apa menjarangkan pohon muda. Ini kerja berlumpur, berkeringat, dan riang, biasanya selesai sebelum makan siang, dan sering dibagi dengan pelajar serta warga lokal yang akan merawat apa yang Anda tanam.
Memilih proyek yang bertahan
Tak semua penanaman pohon sama. Ajang foto yang menjatuhkan jenis keliru ke lereng dan tak pernah kembali bisa lebih merugikan daripada menguntungkan. Proyek yang layak sepagi Anda punya beberapa ciri jujur.
- Mereka menanam jenis asli yang sesuai setempat — bukan eksotis cepat tumbuh
- Mereka punya rencana perawatan; ada yang menyiram dan menyiangi setelah Anda pergi
- Mereka melaporkan tingkat hidup, bukan sekadar jumlah yang ditanam
- Mereka dipimpin oleh atau bermitra dengan masyarakat lokal
- Mereka bisa menunjukkan tepat di mana pohon Anda akan ditanam dan mengapa
Menuju ke sana dari Bogor
Lokasi tanam berpindah mengikuti proyek, tetapi banyak berada di lereng rusak sekitar Puncak, Megamendung, dan zona penyangga taman nasional, biasanya satu sampai dua jam dari kota. Karena waktunya bergantung musim hujan — bibit butuh hujan untuk tumbuh — aturlah lebih dahulu lewat penyelenggara tepercaya. Staf di HEBE Hostel bisa membantu Anda menemukan hari menanam yang bertepatan dengan masa inap.
Hadiah bagi orang yang tak akan Anda temui
Anda tak akan melihat bibit Anda menjadi pohon. Seseorang berpuluh tahun kemudian akan duduk di bawah naungannya, minum dari mata air yang ia bantu lindungi, atau berteduh darinya dari hujan Bogor, tanpa pernah tahu nama Anda. Itulah keindahan tenang hari penghijauan — kemurahan hati yang sepenuhnya diarahkan ke masa depan.
Tanam pohon yang tak akan Anda duduki naungannya; teduhnya untuk pelancong yang datang jauh setelah Anda pulang.
