Gaya Hidup

Jalan Suryakencana: Menyusuri Warisan Kuliner Bogor Lama

Jalan Suryakencana: Menyusuri Warisan Kuliner Bogor Lama

Kalau Bogor punya satu jalan yang wajib disusuri, itu Jalan Suryakencana, Surken bagi warga lokal. Membentang ke selatan dari gerbang Kebun Raya, inilah pecinan lama kota sekaligus deretan kuliner tertua dan terpadat. Ini jalan kaki yang dilakukan pelan, dengan perut kosong, siap berbagi piring dengan orang asing.

Jalan dengan ingatan panjang

Suryakencana telah memberi makan Bogor lebih dari seabad. Pedagang Tionghoa peranakan, penjaja Sunda, dan juru masak Betawi meninggalkan jejaknya, dan Anda bisa mencicipi sejarah berlapis itu dalam satu sore. Klenteng di tengah jalan menegaskan identitasnya, dan ruko di sekitarnya masih ramai oleh usaha keluarga turun-temurun.

Apa yang dimakan, berurutan

Jangan coba habiskan semua dalam sekali jalan, tak ada yang bisa. Pilih beberapa, bagi semuanya, dan selingi dengan minuman manis. Kebanyakan hidangan di sini Rp15.000 sampai Rp35.000.

  1. Soto mie Bogor, sup daging dan mi dengan risoles serta aneka sayur
  2. Laksa Bogor, laksa santan yang lebih ringan dengan oncom, ketupat, dan telur rebus
  3. Doclang, kentang dan ketupat dengan saus kacang hangat, sarapan khas lokal
  4. Ngohiang, gorengan dan rollade peranakan dengan saus cocol manis
  5. Es pala atau es tebu untuk menyegarkan sebelum lanjut

Waktu terbaik datang

Suryakencana punya dua kehidupan. Pagi buta ia jadi jalan sarapan, doclang dan soto mie mengepul di bawah terpal sejak jam 6. Selepas gelap ia jadi jalur pasar malam, terutama meriah jelang Ramadan, saat seluruh ruas dipenuhi jajanan dan kerumunan mengalir berdesakan. Keduanya menakjubkan; pilih energi Anda.

Susuri seperti warga lokal

Mulai dari ujung Kebun Raya dan berjalan ke selatan agar kebun raya jadi patokan pulang. Bawa uang kecil, kebanyakan pedagang tak menerima kartu. Makan sambil berdiri atau nangkring di bangku plastik, dan bila sebuah lapak diantre pekerja kantoran, ikutlah; itu vonis lokal, tak perlu ulasan.

Di Surken, lapak tertua dengan menu terpendek biasanya yang paling bisa dipercaya. Mereka punya seratus tahun untuk menyempurnakan satu hal.

Menuju ke sana dari HEBE

Suryakencana langsung tersambung ke sisi selatan Kebun Raya, lompatan singkat dari HEBE Hostel. Datang saat sarapan sebelum hari memanas, atau selepas jam 5 sore saat cahaya menguning dan panggangan mulai menyala. Apa pun pilihannya, pakai sepatu nyaman dan bawa selera makan Anda.

Cerita terkait